Pengertian Fast Trade Saham

Fast trade adalah transaksi jual-beli saham yang dilakukan secara cepat dan merupakan salah satu cara untuk menghindari kerugian akibat saham yang tiba-tiba naik. Ya, fast trade sebenarnya bisa berfungsi untuk mencari keuntungan secara cepat dan juga bisa digunakan untuk meminimalisir kerugian selain cut loss atau jual rugi.

Mungkin anda bertanya-tanya, apa bedanya fast trade dengan scalping? Ya, pengertian keduanya bisa dikatakan hampir sama. Namun yang perlu untuk dipahami adalah scalping merujuk pada cara atau tekniknya, sedangkan fast trade merujuk kepada sifat jual-belinya yang cepat.

Jika kita bicara sifatnya, maka kita harus berbicara mengapa hal tersebut harus dilakukan. Mengingat fast trade juga bisa dilakukan sewaktu-waktu oleh seluruh investor, bukan hanya oleh scalper yang memang melakukannya setiap hari.

Mengapa Fast Trade Dilakukan?

Ada beberapa alasan mengapa terdapat beberapa investor yang melakukan fast trade ini disamping para scalper yang melakukannya. Secara umum terdapat tiga alasan, yaitu:

Menghindari Harga Saham Jatuh

Fast Trade biasanya dilakukan untuk menghindari pembelian saham yang justru tidak diinginkan dalam jangka panjang. Ibaratnya jika anda terlanjur terjebak membeli saham yang harganya sudah “digoreng”, anda harus punya keputusan tepat untuk menjualnya di hari yang sama. Mengingat saham semacam itu beresiko tinggi karena harganya yang sangat fluktuatif, tricky, dan harganya bisa jatuh sewaktu-waktu.

Modal Kecil

Fast Trade sebetulnya cocok bagi anda yang memiliki modal kecil dikarenakan resiko yang lebih rendah. Namun anda mungkin harus meluangkan waktu untuk melihat pergerakannya setiap saat serta cermat dalam memilih saham.

Ingin Mendapat Keuntungan Cepat

Alasan yang bukan utama namun sama dengan para scalper dimana mereka menginginkan keuntungan dengan margin tidak tinggi namun cepat. Patut diingat bahwa keuntungan cepat belum tentu menjanjikan keuntungan yang tinggi, namun mungkin dibutuhkan. Hal inilah mengapa fast trade dilakukan meskipun margin keuntungan tidak setinggi jika anda menyimpan saham volatile dalam jangka panjang.

Bagaimana Melakukan Fast Trade

  1. Menggunakan modal kecil lebih direkomendasikan dalam melakukan fast trade.
  2. Pilih saham yang resikonya kecil atau volatile. Kecuali jika anda terlanjur membeli saham yang tiba-tiba naik, lebih baik segera melakukan penjualan.
  3. Menetapkan keuntungan, ini penting jika anda menginginkan untuk segera untung.
  4. Amati pergerakan saham dan segera menjual apabila sudah untung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.