Pahami Seputar Right Issue Saham untuk Investor Lama maupun Baru

Normalnya, sebuah perusahaan yang membutuhkan modal baru akan menerbitkan lembaran saham yang nantinya dibeli oleh investor di bursa efek. Saham ini tentunya akan dibeli oleh investor baik  lama maupun pemain baru.

Namun, terdapat pengecualian untuk para pemegang saham lama atau investor yang masih memegang saham emiten. Mereka berhak atas hak tertentu untuk mendapatkan saham yang baru saja meluncur.

Nah, tulisan ini akan menjelaskan hak istimewa tersebut yang lebih populer dengan istilah Right Issue. Hal ini perlu dipahami utamanya bagi anda yang baru saja berkecimpung di dunia bursa efek.

Apa Itu Right Issue?

Right Issue adalah sebuah hak yang diberikan emiten kepada investor lamanya untuk terlebih dahulu membeli lembaran saham kepada mereka. Indonesia sendiri mengenal right issue ini dengan istilah Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Emiten selaku pihak yang menerbitkan saham akan menawarkan terlebih dahulu lembaran saham barunya kepada emiten. Nantinya investor diberi pilihan apakah akan membeli saham tersebut atau tidak.

Terakhir, right issue ini ditawarkan sebelum pembukaan saham baru, yang berarti menunjukkan keistimewaan hak investor. Jika anda adalah pembeli saham lama, anda secara umum bisa menambah lembaran saham dengan cara ini.

5 Hal Seputar Right Issue yang Harus Anda Pahami

Mekanisme Right Issue

Ada aturan mengenai right issue ini dari segi pembeliannya. Nantinya investor lama diberi hak beli dengan rasio 1:2. Apa artinya? Setiap satu lembar saham yang sudah dibeli investor lalu emiten menawarkan dua lembar saham untuk dibeli.

Misalnya Hotma telah membeli 300 lembar saham emiten POR. Lalu emiten POR membutuhkan modal baru dan menerbitkan lembar saham baru, yang lalu ditawarkan kepada Hotma sebesar 600 lembar saham. Hotma bisa membeli semuanya atau kurang dari jumlah tersebut sesuai keinginannya.

Harga Saham dengan Right Issue

Sebetulnya tidak ada aturan apakah saham yang ditawarkan kepada investor lama lebih tinggi, sama atau justru lebih rendah. Namun seperti biasanya bagi investor, harga yang lebih murah lebih disukai.

Harapannya tentu saja lembar saham yang dimiliki menjadi lebih murah dan menghasilkan keuntungan baik ketika pembagian dividen maupun ketika dijual kembali. Anda tetap direkomendasikan untuk menghitung berdasarkan analisis teknikal dan fundamental, volume perdagangan, dan performa emiten.

Mengapa Ada Right Issue?

Tujuan adanya right issue ini sebetulnya sejalan dengan penerbitan saham itu sendiri, yaitu menambah permodalan, sirkulasi pasar, dan ekspansi bisnis.

Namun penerbitan saham kepada pemegang saham lama biasanya akan membuat modal segar masuk lebih cepat. Sedangkan ketika ditawarkan di bursa efek, masih membutuhkan proses bid dan offer yang secara umum memakan waktu. Selain itu bagi para investor, right issue ini penting dilakukan jika mereka tertarik untuk investasi jangka panjang.

Bagaimana Jika Kita Tidak Memanfaatkan Right Issue?

Tidak ada masalah bagi investor lama untuk tidak membeli saham dengan skema right issue ini. Nantinya emiten tetap akan menjual lembaran saham kepada investor lainnya (standby user) di bursa efek.

Selain itu biasanya right issue meskipun tidak dimanfaatkan oleh investor lama, tidak akan mempengaruhi kepemilikan saham. Hanya nilai sahamnya saja yang mungkin berubah, itupun sesuai dengan performanya baik dari segi permintaan dan harganya.

Langsung Beli atau Tahan Ketika ada Right Issue?

Banyak investor memanfaatkan right issue ini untuk menambah lembaran sahamnya atau investasinya agar berkembang. Ada juga yang membelinya karena percaya dengan performa emiten agar nantinya nilai dividen-­nya bisa bertambah.

Namun akan lebih bijak rasanya jika anda tetap mengedepankan analisis teknikal dan fundamental, serta kondisi pasar dan tentunya performa emiten. Ini lebih penting dilakukan sebelum anda benar-benar yakin untuk membelinya. Bukan semata-mata karena ingin untung, melainkan agar anda juga mendapatkan value yang baik dan stabil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.