Ketinggalan Kereta Pas Beli Saham? Jangan Khawatir, Ini Sebabnya

Ketinggalan kereta dalam pengertian di dunia bursa efek adalah ketika investor belum membeli saham, namun saham yang diincar harganya sudah naik. Tidak jarang harganya jadi terlalu mahal untuk dibeli dan takut harganya turun.

Bisa dikatakan kondisi ini berkebalikan dengan saham nyangkut, dimana anda sudah memegang saham namun harganya bukannya naik malah jatuh. Walhasil anda dibuat bingung apakah akan melakukan cut loss atau tetap memegangnya (hold).

Bedanya adalah ketinggalan kereta adalah kondisi sebelum membeli saham, sedangkan saham nyangkut terjadi sesudah anda membeli saham. Sedangkan kesamaannya adalah kondisi tersebut membuat bingung investor untuk menentukan langkah selanjutnya.

Tak jarang pula beberapa investor mengambil langkah drastis dengan membeli saham ketika harganya jelas-jelas naik. Tentunya tanpa analisis fundamental dan teknikal hal ini jelas bisa memberi anda kerugian dan dikhawatirkan justru masuk dalam kondisi saham nyangkut.

Mengapa Ketinggalan Kereta Belum Tentu Buruk

Kondisi ketinggalan kereta yang bisa membuat anda bingung, ternyata menyimpan keuntungan tersendiri. Setidaknya ada beberapa hal yang harus anda pahami:

Modal masih Aman

Ketinggalan kereta bukanlah hal yang buruk, apalagi jika anda adalah pemain baru dengan modal yang kecil. Sedangkan bagi investor yang mahir, ketinggalan kereta bisa jadi menyesakkan dikarenakan mereka sudah tahu harga sebenarnya dari saham yang diinginkan.

Namun jangan khawatir, setidaknya anda aman dikarenakan anda hanya rugi dari segi waktu, bukan uang. Rugi waktu memang bisa terjadi kepada investor, namun rugi uang mungkin anda akan lebih menyesalinya. Ini dikarenakan mengeluarkan uang untuk nilai saham yang tinggi belum tentu menghasilkan untung yang sepadan.

Memiliki Waktu untuk Bereksplorasi

Karena anda ketinggalan kereta untuk membeli saham yang sudah terlanjur naik, tapi anda sekarang memiliki waktu untuk mencari peluang lain. Ini tidaklah buruk mengingat masih banyak saham yang mungkin bisa dijadikan investasi yang lebih baik.

Jika sebelumnya anda rugi waktu karena ketinggalan, saat anda melepasnya sekarang anda memiliki keuntungan waktu untuk mencari saham baru. Bedanya adalah sekarang anda memiliki proses sehingga harapannya anda bisa mencari saham dengan value yang baik serta menguntungkan.

Menjaga dan Mencari Peluang Saham Turun dan Murah

Salah satu yang bisa dilakukan ketika anda ketinggalan kereta semacam ini adalah mencari saham atau menunggu harga saham turun. Ya, hal ini tentu saja membutuhkan analisis fundamental dan teknikal sebagai pemandunya.

Mencari saham yang sejenis dengan harga yang lebih murah bisa jadi lebih baik. Namun jika anda tetap “keukeuh” untuk mendapatkan saham yang anda inginkan, boleh-boleh saja. Intinya anda harus membuka peluang dan pandangan ketika akan membeli saham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.