Mengenal Saham Top Gainers, Apa Itu?

top gainers

Top Gainers adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan saham-saham yang mengalami kenaikan signifikan. Ukuran mengenai kenaikan signifikan ini berdasarkan rentang kenaikannya dalam bentuk persen.

Sedangkan dari segi waktunya, saham top gainers ini bisa dihitung hari per hari, sampai kurun waktu satu tahun. Biasanya Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki kriteria untuk menghitung saham-saham yang termasuk dalam kategori top gainers.

Perlu dipahami bahwa saham yang berada dalam posisi top gainers belum tentu merupakan saham unggulan seperti kategori blue chip atau LQ45. Semua saham bisa menjadi top gainers asalkan memang dalam kurun waktu tertentu menunjukkan kenaikan signifikan.

Ciri-ciri Saham Top Gainers

  1. Kenaikan Signifikan dalam Satu Hari

Saham-saham top gainers jika dihitung per harinya bisa dikatakan naik secara signifikan jika kenaikannya lebih dari angka 10% sampai dengan 25% dalam satu hari. Jika dikonversikan dalam bentuk poin, maka rentang kenaikannya antara 60-125 poin bahkan lebih.

Dalam prakteknya, 5 sampai 7 saham emiten biasanya bisa meraih kenaikan angka sampai lebih dari 20% dalam satu hari. Sementara saham lainnya naik di angka lebih dari 10% secara variatif dan masuk dalam 10 saham berjuluk top gainers.

Jika dihitung per harinya, maka anda akan sadar bahwa saham top gainers  akan berbeda-beda dan tidak jarang malah turun signifikan. Hal ini disebut dengan saham top losers, meskipun begitu julukan ini tidak digunakan secara resmi.

  1. Kenaikan Signifikan dalam Satu Tahun

Selain BEI, biasanya Bloomberg menyediakan data kenaikan saham di Indonesia yang dirangkum dalam waktu satu tahun. Mereka menghitung dari data kenaikan saham pada awal tahun sampai akhir tahun dan merilis data mana saja saham yang mendominasi dalam 10 saham bertitel top gainers.

Karena perhitungannya dilakukan per tahun, maka jangan heran apabila angka kenaikannya bisa mencapai ribuan persen. Ya, anda tidak salah membaca, ini dikarenakan perhitungan secara kumulatif kenaikannya. Jadi bukan dihitung berdasarkan volume penawaran dan permintaan pasar, melainkan dari perhitungan kenaikan harga sahamnya.

  1. Prospek Permintaan Sektoral

Kenaikan harga saham secara signifikan hingga mencapai level top gainers biasanya ditentukan oleh kinerja promosi emiten dan permintaan basis pasar tertentu. Misalnya saja di Indonesia ketika pandemi ini, saham yang bergerak di sektor keuangan dan teknologi mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan.

Ini dikarenakan salah satunya permintaan akan pengelolaan keuangan yang tinggi dan teknologi yang semakin dibutuhkan oleh masyarakat. Otomatis emiten semakin bersemangat bukan hanya untuk gencar melakukan promosi investasi, namun juga menggelontorkan lembar saham yang semakin banyak.

Hal ini bisa menguatkan saham mereka dan berdampak positif pada permodalan dan diharapkan menghasilkan prospek keuntungan. Walhasil saham bisa naik dan dalam beberapa hal dapat mencapai level top gainers saham.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.